Instalasi Subversion pada Server Apache

Table of Content:
1. Sekilas Mengenai Subversion
2. Instalasi Subversion dan Konfigurasi Apache
3. jEdit dan Subversion
4. Download Sample Configuration

Part 3: jEdit dan Subversion

Bagian ketiga dari “Instalasi Subversion pada Server Apache”. Berisi contoh bagaimana jEdit mengakses SVN/CVS repository, baik di internet maupun intranet. Untuk komentar, silahkan dipost pada tulisan bagian satu.

Sudah menjadi standar umum bahwa dalam suatu repository terdapat folder trunk, branches, dan tags. Segala perubahan atau penambahan file disimpan dalam folder trunk; dan folder trunk merupakan checkout URL untuk suatu project repository. Adapun folder lainnya merupakan folder-folder yang dibutuhkan oleh Subversion, dan umumnya kita–selain Administrator–tidak terlalu berkepentingan dengan folder-folder tersebut.

Hei, bagaimana dengan jEdit?

Instalasi jEdit telah dibahas cukup detail pada tulisan “jEdit: Programming Editor”. Pastikan bahwa Anda menginstall jEdit versi terbaru, lalu tambahkan plugin SVNplugin dan ProjectViewer. Agar SVNplugin dan ProjectViewer mudah diakses, lakukan beberapa konfigurasi berikut:

jEdit: SVN Browser Docking

jEdit: SVN Browser Docking

  • Buka SVN Browser, melalui menu Plugin > L – V > SVNPlugin > SVN Browser. Lalu dock SVN Browser di sebelah kiri (lihat gambar di atas)
  • Buka SVN Console, melalui menu Plugin > L – V > SVNPlugin > SVN Console. Lalu dock SVN Console di sebelah bawah.
  • Buka Project Viewer, melalui menu Plugins > L-V > Project Viewer > Show Project Viewer. Lakukan hal yang sama seperti pada SVN Browser

Sekarang, SVN Browser dapat dengan mudah diakses dari dock di sebelah kiri. Bila ada akses internet, Anda juga dapat meretrive repository dari internet, misalkan repository Javascript Speed (JSpeed) di http://code.google.com/p/jspeed/source/checkout, dengan URL checkoutnya adalah http://jspeed.googlecode.com/svn/trunk/.

jEdit: SVN Browser in Action

jEdit: SVN Browser in Action

Setelah URL repository dapat diakses, kita dapat menyimpan dokumen repository ke local hardisk dengan cara melakukan checkout, caranya: right-click pada URL di SVN Browser > checkout. Sebaiknya repository disimpan di web-directory (htdocs atau localhost), karena, pertama, pada saat download selesai, kita akan diminta untuk membuat project; kedua, dokumen dapat langsung diakses melalui server local komputer.

Setelah semua dokumen repository tersimpan di komputer, maka akan muncul dialog yang menanyakan apakah kita ingin membuat new project dari repository yang baru kita simpan; jawab “yes”, dan akan muncul dialog Project Viewer plugin yang berisi setting project baru tersebut.

jEdit: Create New Project

jEdit: Create New Project

jEdit: Setup SVN for Project

jEdit: Setup SVN for Project

Langkah-Langkah Penggunaan Subversion dan jEdit

Langkah-langkah penggunaan Subversion dan jEdit dibagi dalam 2 kelompok. Pertama, langkah persiapan, yang terdiri atas: membuat repository, hak akses, dan menyiapkan dokumen awal. Kedua, langkah editing dan updating oleh setiap user melalui jEdit.

A. Langkah Persiapan

  1. Buat satu repository melalui USVN (atau command prompt), misalkan “myrepo“.
  2. Buat sebuah group, misalkan “administrator”, lalu tambahkan ke repository “myrepo“. Kemudian beri hak akses rw (read-write) untuk group tersebut.
  3. Buat satu user, dan masukkan dalam group “administrator”.
  4. Buka jEdit. Masuk ke SVN Browser dan klik “Add new repository”, lalu masukkan checkout url “myrepo” (http://localhost/svn/myrepo/trunk). Lalu masukkan user/password yang memiliki hak akses (rw) ke repository tersebut. Lihat gambar “jEdit: SVN Browser in Action” diatas.
    Catatan: Menurut konvensi, folder “trunk” adalah url checkout–kecuali Anda melakukan konfigurasi berbeda dengan ‘menunjuk’ folder lain dalam konfigurasi Anda.
  5. Bila anda ingin menambahkan dokumen (file/folder), dari local-hardisk ke repository yang baru tersebut, lakukanlah melalui SVN browser dalam jEdit. Caranya, right click pada URL di SVN browser, lalu pilih import (lihat gambar di bawah). Langkah ini penting untuk Anda yang ingin membuat repository dari dokumen suatu project yang telah ada sebelumnya; namun dapat diabaikan bila memang dokumen project masih ‘nol’. Ingat bahwa yang dapat melakukan update atau perubahan pada repository adalah group yang memiliki hak read-write.

    jEdit: SVN Browser - Import

    jEdit: SVN Browser - Import

  6. Setelah repository berhasil dibuat (dan diisi dokumen awal seperti pada langkah ke-4), maka sekarang repository “myrepo” telah siap untuk diakses dan dishare dengan teman kerja atau user lain. Selanjutnya buat beberapa user lain, dan masukkan ke group “administrator” (lihat langkah ke-2 dan ke-3), atau buat group baru yang memiliki hak read-write untuk repository “myrepo“. Untuk manajemen user, setiap orang (komputer) sebaiknya memiliki username SVN masing-masing, sehingga setiap perubahan dapat terecord siapa yang melakukannya.

B. Langkah Editing dan Updating

  1. Buka jEdit dan masuk ke SVN Browser. Bila repository “myrepo” belum dibuat, tambahkan “Add new repository”, lalu masukkan checkout url “myrepo” (http://localhost/svn/myrepo/trunk), serta user/password untuk mengakses repository tersebut.
  2. Lakukan checkout ke local-hardisk, caranya: right-click pada URL di SVN Browser > checkout. Checkout sebaiknya diarahkan ke htdocs atau document-root di localhost. Lihat gambar “jEdit: SVN Browser in Action” diatas.
  3. Manakala proses checkout selesai dan muncul dialog yang menanyakan apakah kita ingin membuat new project dari repository yang baru kita simpan. Jawab “yes”, dan akan muncul dialog Project Viewer plugin yang berisi setting project baru tersebut. Disini kita dapat memberi nama project, misalkan “myrepo-project“. Lihat gambar “jEdit: Create New Project” diatas.
  4. Sekarang Anda telah siap melakukan editing pada project “myrepo-project“. Setiap perubahan dalam “myrepo-project” di local-hardisk dapat diupload atau disinkronisasi dengan repository “myrepo” melalui Project Viewer.

    jEdit: Project Viewer > Subversion Update

    jEdit: Project Viewer > Subversion Update

Agar diketahui, bahwa setiap penambahan file/folder diluar jEdit (misalkan copy-paste file melalui Windows Explorer), tidak secara “otomatis” akan terecord dalam project. Anda harus melakukannya dari jEdit>Project Viewer>Add files. lakukan langkah ini pada direktori atau sub-direktori dimana Anda ingin menambahkan file. Sebaliknya, bila kita sedang bekerja dalam working project “myrepo-project” dan membuat dokumen baru yang kemudian disimpan dalam folder “myrepo-project”, kita dapat memilih untuk menambahkan file baru tersebut secara manual atau otomatis.

Pages: 1 2 3 4

Leave a Reply