Posted in Gado-Gado on May 8th, 2010 by Zaenal – Be the first to comment
Tadi malam (Rabu malam, 5 Mei 2010) ada acara “Apa Kabar Indonesia” di TV One. Dengan dipandu oleh Tina Taliisa yang menggemaskan itu, sejumlah politisi dan pengamat (baca: hantu-blau) sedang membicarakan isyu rencana mundurnya Sri Mulyani dari jabatan Meteri Keungan RI untuk kemudian menerima tawaran Bank Dunia menjadi Direktur Pelaksana. read more »
Posted in PHP on March 9th, 2010 by Zaenal – 6 Comments
The purpose of this plugin is simple. I want to list recents update of my posts. Similiar to default “Recent Posts Widget” by Wordpress, but this one sort the post by last modified time and enable to add a short note about change or update being made. read more »
Posted in Know-How on March 5th, 2010 by Zaenal M. – Be the first to comment

Realtime Payment
Berbicara masalah e-commerce, kita tidak bisa mengindar dari pembahasan “online payment” atau sistem pembayaran online. Pada tulisan ini saya hanya akan memberikan penjelasan seputar kosa-kata yang terkait, tanpa membahas lebih dalam sistemnya.
Bagi kebanyakan orang, vocabularies (kosa kata) seputar online payment system memang kerap terdengar asing. Ya, harus diakrabi saja…. read more »
Posted in Know-How on March 4th, 2010 by Zaenal M. – Be the first to comment
Pernah seorang teman bertanya: “Seperti apa sebaiknya e-commerce diperkenalkan kepada para mahasiswa ekonomi?” Hal pertama yang terlintas di kepala: “jangan terlalu teknis, kali, ya…“., karena kita berhadapan dengan mahasiswa ekonomi, bukan programmer.
Hal lain yang kemudian terpikirkan–sebagai poin kedua–adalah: “To enhance Indonesian e-commerce community, it’s must be fully supported by economic and managerial skill“. Berangkat dari pengalaman mengelola website, seringkali kita hanya melulu bicara aspek teknis, tanpa menyiapkan aspek ekonomi dan/atau managerial untuk mengoperasikan situs yang dibuat.
Hal lain, kalau boleh ditambahkan, adalah: “harus bisa membedakan antara real e-commerce versus e-tuti (alias tukang tipu online) seperti arisan berantai online, skema piramida online, dan lain-lain“. read more »
Posted in Sejarah on February 26th, 2010 by Zaenal M. – Be the first to comment
Secara geografis penduduk asli jazirah Arab terbagi atas dua kelompok: Arab utara dan Arab selatan. Di utara dibatasi daerah Bulan Sabit di utara (Syria, Irak, Turki Timur), dan di selatan dibatasi laut Arab. Berbagai kerajaan besar pernah muncul di jazirah ini, khususnya di daerah Arab selatan. Penduduk daerah selatan pun cenderung menetap (Arab urban), berbeda dengan penduduk utara yang cenderung berpindah-pindah (Arab nomaden). read more »
Posted in Sejarah on February 26th, 2010 by Zaenal M. – Be the first to comment
Baik di utara atau selatan, pada dasarnya semua kerajaan yang dibangun oleh bangsa Arab merupakan kerajaan suku. Sebelum Islam, satu-satunya yang merupakan konfederasi atas beberapa suku di jazirah Arabia adalah kerajaan Kindah yang berdiri pada abad ke-4 Masehi, terletak di sebelah barat sungai Eufrat. Istilah “raja” (malik) juga tidak dikenal di kalangan bangsa Arab, dan hanya disematkan kepada penguasa asing. Orang Arab sendiri biasa memanggil ‘raja’ mereka dengan sebutan “syaikh” atau “amir”. read more »
Posted in Sejarah on February 26th, 2010 by Zaenal M. – Be the first to comment
Kata arab dalam bahasa semit-aramaik, atau ereb dalam Injil, mengandung arti “gurun” atau “para penduduk gurun”. Hal yang sama juga berlaku dalam al-Quran, dimana kata a’rab digunakan sebagai sebutan untuk orang Badui atau orang gurun. read more »
Posted in Sejarah on February 26th, 2010 by Zaenal M. – Be the first to comment
Dari Muhadrat Tarikh Al-Umam Al-Islamiyah disebutkan bahwa Nabi Ismail belajar bahasa (Arab) dari Bani Jurhum, dari suku Qahtani (Arab selatan). Disebutkan pula bahwa setelah Nabi Ibrahim memberi tanda untuk menceraikan istri pertamanya, Ismail kemudian menikah lagi dengan putri dari kepala suku Bani Jurhum, Mudad bin ‘Amr. Ada yang mengatakan bahwa Ismail berusia hingga 137 tahun, dan kemudian dimakamkan di al-Hijr, dekat makam ibunya Siti Hajar (Hijr).
read more »
Posted in Sejarah on February 26th, 2010 by Zaenal M. – Be the first to comment
Persaingan mendapatkan sumber air dan padang rumput merupakan unsur utama pemicu konflik, yang membelah masyarakat gurun menjadi beragam suku. Namun, di saat bersamaan, menghadapi kondisi alam yang keras telah menumbuhkan kepentingan dan nilai luhur untuk menjalankan tugas suci: menghormati tamu.
Tidak bersikap ramah atau malah mengganggu tamu–di negri yang tidak mengenal penginapan–merupakan pelanggaran berat, bukan saja terhadap norma dan kehormatan sosial, tetapi juga penghinaan kepada sang Pencipta. Hal ini pun tercermin dalam persaingan masyarakat Arab untuk menjadi penjaga rumah suci Kabah, dan menjadi pelayan Tuhan dalam menghormati tamu-tamu Allah yang setiap tahun datang berhaji ke Mekkah. read more »
Posted in Sejarah on February 26th, 2010 by Zaenal M. – Be the first to comment
Bangsa Arab bukanlah semata orang Badui yang nomaden; tetapi bila menemukan tempat berpijak yang ramah, mereka dapat menghasilkan kebudayaan tinggi, seperti diperlihatkan kerajaan Saba, Himyar, Hadramaut, Petra (Nabasia) dan Palmyra. Dan beberapa dari kerajaan-kerajaan tersebut, seperti Gassan dan Lakhmi, eksis bahkan hingga zaman Rasulullah SAW.
Syair memang berpengaruh kuat bagi masyarakat Arab, dan sebagian besar diwariskan secara lisan. Namun bangsa Arab juga sudah mengenal sistem tulis, bahkan sejak kerajaan Saba kuno. Prasasti atau manuskrip tertua bangsa Arab yang ditemukan berasal dari abad ke-7 SM, diperolah dari daerah al-’Ula (sebelah selatan Tabuk). Tapi diduga masih banyak prasasti atau manuskrip lain yang belum terungkap atau rusak ditelan zaman. read more »